subscribe to RSS

Produksi Bersih dan Prinsip 4R

Produksi Bersih (Clean Production) adalah pendekatan untuk merancang ulang industri.


Tujuan :

1. Mencari cara-cara pengurangan produk-produk samping yang berbahaya

2. Mengurangi polusi secara keseluruhan

3. Menciptakan produk-produk dan limbah-limbahnya yang aman dalam kerangka siklus ekologis.


Prinsip 4R :

  1. Reduce (mengurangi)

Lakukan minimalisasi barang/material yang kita pergunakan. Semakin banyak material yang digunakan, semakin banyak sampah yang dihasilkan.

  1. reUse (memakai kembali)

Pilihlah barang yang dapat dipakai lebih dari sekali dan aman. Hal ini dapat memperpanjang waktu pemakaian barang sebelum ia menjadi sampah.

  1. Recycle (mendaur ulang)

Barang yang sudah tidak berguna lagi, dapat di daur ulang. Barang tersebut dapat dibuat menjadi barang yang sama atau barang lain yang masih mempunyai nilai manfaat.

  1. Replace (mengganti)

Gantilah barang yang tidak baik untuk lingkungan, dengan barang yang lebih ramah lingkungan.


Contoh Penerapan Prinsip 4R :

  • Reduce

Mengurangi konsumsi snack sachet. Selain dapat membuat kita tetap sehat, juga dapat mengurangi sampah plastik yang dihasilkan.

  • reUse

Lebih baik memakai gelas kaca yand dapat dipakai berkali-kali, daripada gelas kertas atau plastik yang hanya dapat dipakai sekali.

  • Recycle

Kaleng-kaleng bekas dapat didaur ulang menjadi pot atau tempat lain. Atau dapat dikembalikan lagi ke pabrik untuk diolah kembali.

  • Replace

Gantilah kantong plastik dengan keranjang atau kantong kain ketika berbelanja, untuk mengurangi limbah plastik yang sulit terurai.

Sampah = hasil buangan dari setiap aktivitas manusia. Volume sampah sebanding dengan tingkat konsumsi terhadap barang atau material yang digunakan setiap hari.

Sampah dapat dibagi menjadi 2 jenis :

  • Sampah Organik/Sampah Basah = sampah yang berasal dari makhluk hidup, seperti daun-daunan dan sampah dapur. Sampah ini dapat terdegradasi (membusuk/hancur) secara alami.
  • Sampah Anorganik/Sampah Kering = sampah yang tidak dapat terdegradasi secara alami, seperti kertas, plastik, dan kaleng.

0 Comments:

Poskan Komentar